OVERSTIMULUS

Latest Comments

Overstimulus adalah kondisi ketika seseorang menerima terlalu banyak rangsangan dalam waktu bersamaan, baik dari suara, cahaya, informasi, maupun aktivitas di sekitar. Akibatnya, otak merasa kewalahan untuk memproses semuanya sekaligus. Kondisi ini sering terjadi di zaman sekarang karena banyak orang terus terpapar gadget, notifikasi, media sosial, suara bising, dan tuntutan aktivitas yang padat setiap hari.Saat mengalami overstimulus, seseorang biasanya merasa mudah lelah, sulit fokus, cepat marah, gelisah, atau ingin menyendiri. Ada juga yang merasa pusing dan tidak nyaman ketika berada di tempat ramai. Misalnya, setelah seharian melihat layar ponsel, mendengar suara kendaraan, dan menerima banyak pesan, seseorang bisa merasa penat secara mental meskipun tidak melakukan pekerjaan berat.Overstimulus tidak boleh dianggap sepele karena jika terus berlangsung dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik. Seseorang bisa mengalami stres, sulit tidur, kecemasan, bahkan menurunnya produktivitas. Anak-anak maupun orang dewasa sama-sama bisa mengalaminya, terutama jika tidak memiliki waktu istirahat yang cukup atau lingkungan yang terlalu ramai dan sibuk.Untuk mengatasi overstimulus, seseorang perlu memberi waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat dan menenangkan pikiran. Mengurangi penggunaan gadget, mencari tempat yang tenang, mengatur jadwal kegiatan, serta melakukan relaksasi seperti menarik napas dalam atau berjalan santai dapat membantu. Dengan menjaga keseimbangan antara aktivitas dan istirahat, kondisi overstimulus dapat dicegah sehingga tubuh dan pikiran menjadi lebih sehat.

TAGS

CATEGORIES

Uncategorized

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *